Atlantis, Sebuah Misteri yang Abadi
Berkomunikasi dengan Haiwan
Saya sering pergi mendengarkan nasihat lumba-lumba. Lumba-lumba hidup di sebuah tempat yang dibangun khas untuk mereka. Sebuah area danau besar yang indah, mempunyai undakan raksasa yang menembus ke tengah danau. Pilar dua sisi undakan adalah tiang yang megah, sedangkan area danau dihubungkan dengan laut melalui terusan besar. Di siang hari lumba-lumba berenang di sana, bermain-main, setelah malam tiba kembali ke lautan luas. Lumba-lumba bebas berkeliaran, menandakan itu adalah tempat yang sangat istimewa. Lumba-lumba adalah sahabat karib dan penasihat kami. Mereka sangat pintar, dan merupakan sumber keseimbangan serta keharmonisan masyarakat kami. Hanya sedikit orang pergi mendengarkan bahasa intelek lumba-lumba. Saya sering berenang bersama mereka, mengelus mereka, bermain-main dengan mereka, serta mendengarkan nasihat mereka. Kami sering bertukar fikiran melalui telepati. Energi mereka membuat saya penuh vitalitas sekaligus memberiku kekuatan. Saya dapat berjalan-jalan sesuai keinginan hati, misalnya jika saya ingin pergi ke padang luas yang jauh jaraknya, saya memejamkan mata dan memusatkan fikiran pada tempat tersebut. Akan ada suatu suara “wuung” yang ringan, saya membuka mata, maka saya sudah berada di tempat itu.
Saya paling suka bersama dengan Unicorn (kuda terbang). Mereka sama seperti kuda makan rumput di padang belantara. Unicorn memiliki sebuah tanduk di atas kepalanya, sama seperti ikan lumba-lumba, kami kontak lewat hubungan telepati. Secara relatif, fikiran Unicorn sangat polos. Kami acap kali bertukar fikiran, misalnya, “Aku ingin berlari cepat”. Unicorn akan menjawab: “Baiklah”. Kita lari bersama, rambut kami berterbangan tertiup angin. Jiwa mereka begitu tenang, damai menimbulkan rasa hormat. Unicorn tidak pernah melukai siapa pun, apalagi mempunyai fikiran atau maksud jahat, ketika menemui tantangan sekalipun akan tetap demikian.
Saya sering kali merasa sedih pada orang zaman sekarang, sebab sama sekali tidak percaya dengan keberadaan haiwan ini, ada seorang pembina jiwa mengatakan kepadaku: “Saat ketika kondisi dunia kembali pada keseimbangan dan keharmonisan, semua orang saling menerima, saling mencintai, saat itu Unicorn akan kembali”.
Lingkungan yang Indah Permai
Di timur laut Atlantis terdapat sebidang padang rumput yang sangat luas. Padang rumput ini menyebarkan aroma wangi yang lembut, dan saya suka duduk bermeditasi di sana. Aromanya begitu hangat. Kegunaan dari bunga segar sangat banyak, maka ditanam secara luas. Misalnya, bunga yang berwarna biru dan putih ditanam bersama, ini bukan saja sangat menggoda secara visual, sangat dibutuhkan buat keberkesanan getaran. Padang rumput ini dirawat oleh orang yang mendapat latihan khas dan berkualitas tinggi serta kaya pengetahuan. “Ahli ramuan” mulai merawat mereka sejak tunas, kemudian memetik dan mengekstrak sari pati kehidupannya.
Di lingkungan kerja di Atlantis, jarang ada yang berkedudukan rendah. Serendah apa pun pekerjaannya, tetap dipandang sebagai anggota penting di dalam masyarakat kami. Masyarakat terbiasa dengan menghormati dan memuji kemampuan orang lain. Yang menanam buah, sayur-mayur, dan penanam jenis kacang-kacangan juga hidup di timur laut. Sebahagian besar adalah ahli botani, ahli gizi dan pakar makanan lainnya. Mereka bertanggung jawab menyediakan makanan bagi segenap tamadun kami.

Sebahagian besar orang ditetapkan sebagai pekerja fisik, misalnya tukang kebun dan tukang bangunan. Hal itu akan membuat kondisi tubuh mereka tetap stabil. Sebahagian kecil dari mereka mempunyai kecerdasan, pengaturan pekerjaan disesuaikan dengan tingkat perkembangan kecerdasan mereka. Orang Atlantis menganggap, bahwa pekerjaan fisik lebih bermanfaat, ini membuat emosi (perasaan) mereka mendapat keseimbangan, marah dan suasana hati saat depresi dapat diarahkan secara konstruktif, lagi pula tubuh manusia terlahir untuk pekerjaan fisik, perkara tersebut telah dibuktikan. Namun, selalu ada pengecualian, misalnya lelaki yang kewanitaan atau sebaliknya, pada akhirnya, orang pintar akan membimbing orang-orang ini bekerja yang sesuai dengan kondisi mereka. Setiap orang akan menuju ke kecerdasan, berperan sebagai tokoh sendiri, semua ini merupakan perkara yang paling mendasar.






















































![294797-bdkwz9-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/294797-bdkwz9-200x2001-1-320x280.jpg)
![294733-2f3478-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/294733-2f3478-200x2001-1-320x280.jpeg)
![295358-v51wss-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/295358-v51wss-200x2001-1-320x280.jpg)
![295284-e7lync-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/295284-e7lync-200x2001-1-320x280.jpg)
![301662-rxnv6u[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/301662-rxnv6u1-320x280.jpg)
![295297-udusjq-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/295297-udusjq-200x2001-2-320x280.jpg)
![295024-ia2omj-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/295024-ia2omj-200x2001-1-320x280.jpg)
![301308-w8rssb[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/301308-w8rssb1-320x280.jpg)
![294846-wfazfk-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/294846-wfazfk-200x2001-1-320x280.jpg)
![294784-hpq9lr-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/294784-hpq9lr-200x2001-1-320x280.jpg)
![294641-h1xcdi.jpg[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/294641-h1xcdi.jpg1_-320x280.webp)
![302484-cbxzkl-200x200[1]](https://wow.macam2.com/wp-content/uploads/2023/06/302484-cbxzkl-200x2001-1-320x280.jpg)
Ulasan Terkini